Bandung, Kantor Berita Jabar – Persoalan parkir liar di Kota Bandung tidak hanya berkaitan dengan lalu lintas, tetapi juga menyangkut pengalaman wisatawan saat berkunjung.
Hal itu menjadi perhatian Wali Kota Bandung Muhammad Farhan setelah tingginya jumlah wisatawan kembali memadati kota selama masa libur panjang.
Menurut Farhan, kawasan wisata yang menjadi etalase kota harus mampu menghadirkan kenyamanan bagi pengunjung.
Karena itu, penataan parkir menjadi salah satu agenda yang terus didorong pemerintah daerah.
“Parkir liar itu seperti nyamuk. Diusir sekarang, nanti datang lagi,” ujarnya.
Farhan menilai solusi permanen perlu segera diwujudkan agar kawasan wisata tidak terus dibebani persoalan yang sama setiap musim liburan.
Keberadaan fasilitas parkir yang memadai diyakini mampu meningkatkan kualitas layanan kota bagi wisatawan.
Selain mengurangi kemacetan, langkah tersebut juga dapat mendukung citra Bandung sebagai destinasi wisata unggulan.
Menurutnya, kenyamanan pengunjung akan berdampak langsung terhadap sektor ekonomi kreatif dan pariwisata yang menjadi kekuatan Kota Bandung. (Red)






