Bandung, Kantor Berita Jabar – Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya mendukung Program Tiga Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto melalui berbagai penyesuaian regulasi dan kebijakan di tingkat daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat menghadiri Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang digelar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera dan BRI di Balarea Plaza Summarecon Bandung, Rabu (15/7/2026).
Farhan mengatakan penyediaan rumah layak menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius pemerintah. Namun hingga kini, masih terdapat berbagai tantangan seperti regulasi yang saling beririsan hingga harga rumah yang semakin sulit dijangkau.
“Melalui Program Tiga Juta Rumah dari Presiden Prabowo, dogma bahwa generasi sekarang tidak mungkin memiliki rumah akan kita bongkar bersama-sama. Setiap orang di negeri ini berhak memiliki atap di atas kepalanya, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarganya,” ujar Farhan.
Menurutnya, program nasional tersebut menjadi peluang besar bagi Kota Bandung untuk mempercepat penataan kawasan permukiman sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Ia memastikan Pemerintah Kota Bandung bersama DPRD akan terus melakukan berbagai penyesuaian kebijakan agar implementasi program nasional tersebut berjalan optimal.
“Kami dari Pemerintah Kota Bandung bersama seluruh kepala perangkat daerah dan DPRD akan selalu berkomitmen melakukan terobosan-terobosan aturan agar Program Tiga Juta Rumah di seluruh Indonesia terwujud juga di Kota Bandung,” tuturnya.
Farhan berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah mampu mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kawasan permukiman di Kota Bandung. (Red)






