Johor Bahru, Kantor Berita Jabar – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi sekaligus membiayai pemulangan 90 Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia ke Batam, Kepulauan Riau, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemulangan dilakukan melalui Pelabuhan Stulang Laut, Johor Bahru menuju Pelabuhan Batam Centre pada Selasa (15/7/2026).
Dari total tersebut, sebanyak 81 orang merupakan deportan dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Pekan Nenas, Johor yang terdiri atas 53 laki-laki, 26 perempuan, dan dua anak laki-laki.
Karena seluruh deportan tergolong WNI dan PMI rentan, KJRI Johor Bahru memberikan bantuan pembiayaan tiket feri beserta seaport tax sebagai bentuk kepedulian sekaligus hadiah kemerdekaan bagi para deportan.
Selain deportan, KJRI juga memfasilitasi pemulangan dua nakhoda kapal perikanan Indonesia yang telah menyelesaikan proses hukum di Malaysia, empat PMI perempuan yang gagal bekerja, serta tiga anak WNI yang dipulangkan kepada keluarganya di Indonesia.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung Duta Besar RI untuk Malaysia bersama Konsul Jenderal RI di Johor Bahru serta didampingi Satgas Pelayanan dan Pelindungan KJRI Johor Bahru.
Setibanya di Batam, seluruh WNI dan PMI diserahterimakan kepada P4MI Batam untuk selanjutnya diproses pemulangannya ke daerah asal masing-masing.
Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, mengatakan selama Juli hingga Agustus 2026 pihaknya memang memberikan bantuan pembiayaan tiket feri dan seaport tax bagi deportan WNI/PMI rentan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT RI.
“Hingga pertengahan Juli 2026, KJRI Johor Bahru telah memfasilitasi pemulangan 3.115 WNI/PMI ke Indonesia. Deportasi merupakan konsekuensi dari pelanggaran ketentuan keimigrasian. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri agar selalu menempuh jalur penempatan yang prosedural. Pada saat yang sama, KJRI Johor Bahru akan senantiasa memberikan pelayanan dan pelindungan terbaik bagi seluruh WNI dan PMI di wilayah kerja kami,” ujar Sigit. (Red)






