Bandung, Kantor Berita Jabar – Potensi kuliner Indonesia dinilai masih belum tergarap maksimal meski memiliki keragaman produk yang sangat besar.
Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengatakan Indonesia memiliki kekuatan kuliner yang mampu bersaing tidak hanya di pasar domestik tetapi juga pasar internasional.
Namun hingga saat ini, restoran dan produk lokal masih kalah dominan dibanding merek asing di banyak pusat perbelanjaan modern.
“Indonesia punya makanan khas dari berbagai daerah. Potensinya luar biasa,” kata Anang.
Menurutnya, yang perlu diperkuat bukan hanya penjualan produk, tetapi juga pengembangan nilai tambah melalui sistem bisnis yang terstruktur.
Anang menilai model franchise dan kemitraan menjadi salah satu cara efektif untuk memperluas pasar sekaligus menjaga standar kualitas produk.
Dengan sistem tersebut, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk berkembang menjadi merek nasional bahkan internasional.
Ia optimistis sektor kuliner dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi Indonesia jika didukung oleh ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan. (Red)




