Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar

Pemerintah Turun Tangan Usut Dugaan Keracunan Makanan Siswa di Jayapura

Jakarta, Kantor Berita Jabar – Pemerintah pusat bergerak cepat menindaklanjuti dugaan keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa di Kabupaten Jayapura. Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk memastikan tim lintas instansi akan diterjunkan untuk memverifikasi penyebab kejadian secara langsung sebelum pemerintah mengambil kesimpulan maupun langkah lanjutan.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap peristiwa yang menimpa sejumlah anak sekolah di Kabupaten Jayapura. Namun, informasi yang diterima hingga kini masih berupa dugaan sehingga seluruh fakta perlu diverifikasi secara menyeluruh.

Menurut Ribka, pemerintah akan melakukan peninjauan langsung bersama kementerian dan lembaga terkait agar proses penanganan berjalan berdasarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Pemeriksaan tersebut juga diharapkan mampu memberikan gambaran yang utuh mengenai penyebab kejadian.

Tim Lintas Instansi Diterjunkan

Ribka menjelaskan pemerintah akan mengirimkan tim ke Kabupaten Jayapura untuk mengecek secara langsung dugaan keracunan makanan tersebut.

Ia menyatakan tim yang diterjunkan diperkirakan berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta unsur terkait lainnya. Pelibatan berbagai instansi dilakukan agar proses verifikasi berlangsung secara komprehensif.

Menurutnya, kehadiran tim lintas instansi bukan hanya untuk mengumpulkan fakta di lapangan, tetapi juga memastikan setiap tahapan penanganan dilakukan secara tepat sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

Ribka menegaskan hasil pemeriksaan lapangan nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Evaluasi dinilai penting agar setiap kebijakan dapat terus diperbaiki berdasarkan hasil verifikasi.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian sebelum seluruh proses pengecekan selesai dilakukan. Karena itu, masyarakat diharapkan menunggu hasil resmi dari tim yang akan bertugas di lapangan.

Pemerintah berharap proses verifikasi dapat memberikan kepastian mengenai penyebab dugaan keracunan makanan di Kabupaten Jayapura sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pelaksanaan program agar kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)