New Delhi, Kantor Berita Jabar – Indonesia dan India menaruh perhatian pada dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik di tengah upaya memperluas kerja sama ekonomi dan strategis kedua negara.
Isu tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Joint Commission Meeting (JCM) ke-8 antara Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Luar Negeri India Dr. Subrahmanyam Jaishankar di New Delhi, Sabtu (7/6).
Dalam pertemuan itu, kedua pihak mencermati dampak kondisi global terhadap ketahanan ekonomi dan stabilitas kawasan, termasuk bagi negara-negara berkembang di Asia.
Indonesia dan India menilai kawasan Indo-Pasifik membutuhkan stabilitas politik dan keamanan untuk menjaga jalur perdagangan internasional tetap berjalan.
Selain membahas geopolitik, forum bilateral tersebut juga meninjau perkembangan kerja sama di sektor pertahanan, keamanan, kemaritiman, perdagangan, kesehatan, hingga teknologi.
“Kemitraan Indonesia dan India harus menghasilkan kerja sama yang lebih konkret dan saling menguntungkan,” tegas Menlu Sugiono.
Salah satu poin yang ikut menjadi perhatian ialah kemungkinan pengembangan Pelabuhan Sabang sebagai bagian dari penguatan konektivitas maritim kedua negara.
Sebagai negara yang berada di jalur perdagangan laut strategis, Indonesia dan India memiliki kepentingan bersama menjaga arus distribusi logistik dan perdagangan kawasan.
Pada sektor ekonomi, kedua negara melanjutkan pembahasan preferential trade agreement (PTA) serta kerja sama hilirisasi industri strategis.
Nilai perdagangan bilateral RI-India pada tahun lalu tercatat mencapai USD 23,16 miliar. Angka tersebut menunjukkan tren hubungan ekonomi yang terus berkembang.
Forum JCM juga menyinggung penguatan ketahanan pangan dan energi, termasuk harapan India untuk memperoleh pasokan pupuk dari Indonesia.
Pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri itu sekaligus menjadi bagian dari persiapan kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada Juli 2026.
JCM RI-India pertama kali digelar di Yogyakarta pada 2003. Pertemuan berikutnya direncanakan berlangsung di Jakarta. (Red)






