Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar

Hubungan RI-India Kian Dekat, Diplomasi Lama Kini Masuk Era Digital dan Industri Strategis

New Delhi, Kantor Berita Jabar – Hubungan panjang Indonesia dan India yang telah terjalin sejak era awal kemerdekaan kini memasuki babak baru melalui penguatan kerja sama digital dan industri strategis.

Pertemuan Menteri Luar Negeri Sugiono dengan Menteri Luar Negeri India Dr. Subrahmanyam Jaishankar dalam Joint Commission Meeting (JCM) ke-8 di New Delhi, Sabtu (7/6), memperlihatkan arah baru hubungan kedua negara di tengah perubahan global.

Indonesia dan India selama ini dikenal memiliki kedekatan historis. Kedua negara merupakan pendiri Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 serta Gerakan Non-Blok pada 1961.

Kedekatan itu terus berkembang hingga saat ini, termasuk melalui keterlibatan Indonesia dalam BRICS pada 2025.

Dalam forum bilateral tersebut, kedua negara membahas sejumlah sektor baru yang dinilai akan memengaruhi hubungan masyarakat dan ekonomi di masa depan.

Mulai dari kerja sama konektivitas pembayaran digital QRIS-UPI, pendidikan tenaga kesehatan, pemulihan cagar budaya Indonesia, hingga penguatan sains dan teknologi.

“Kemitraan Indonesia dan India harus menghasilkan kerja sama yang lebih konkret dan saling menguntungkan,” tegas Menlu Sugiono.

Selain aspek teknologi, hubungan kedua negara juga diarahkan untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Nilai perdagangan bilateral tahun lalu mencapai USD 23,16 miliar.

India dan Indonesia turut menjajaki penguatan konektivitas maritim melalui kemungkinan pengembangan Pelabuhan Sabang.

Di tengah pembahasan strategis tersebut, kedua negara tetap menempatkan stabilitas kawasan Indo-Pasifik sebagai kepentingan bersama.

Pertemuan di New Delhi juga menjadi bagian dari persiapan kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada Juli 2026 mendatang.

JCM RI-India pertama kali dilaksanakan di Yogyakarta pada 2003 dan menjadi forum rutin penguatan hubungan bilateral kedua negara.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)