Banjarbaru, Kantor Berita Jabar – Reputasi pelayanan publik tidak dibangun oleh satu orang. Sebaliknya, satu kesalahan kecil bisa berdampak pada citra seluruh institusi.
Pesan itu menjadi sorotan saat Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan berbicara di hadapan jajaran pertanahan saat kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru.
Menurut Ossy, setiap kantor pertanahan memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap layanan ATR/BPN.
Karena itu, profesionalisme dan ketelitian harus menjadi budaya kerja yang terus dijaga.
“Kerja teliti dan akurat karena kita tahu jika satu BPN jelek maka semua dianggap jelek,” kata Ossy.
Ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak melihat perbedaan antara kantor pertanahan satu dengan lainnya. Yang dinilai publik adalah kualitas layanan institusi secara keseluruhan.
Karena itu, upaya perbaikan pelayanan harus dilakukan secara serentak mulai dari tingkat pusat, kantor wilayah, hingga kantor pertanahan kabupaten dan kota.
Ossy juga menekankan pentingnya pelayanan yang mengedepankan empati kepada masyarakat tanpa mengurangi profesionalisme.
Menurutnya, kombinasi antara kecepatan layanan, ketelitian administrasi, dan sikap melayani menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan publik.
Ia berharap seluruh jajaran ATR/BPN terus menutup celah kekurangan yang masih ada demi mewujudkan pelayanan pertanahan yang semakin baik. (Red)
https://www.kantorberitajabar.com/brigjen-pol-ibrahim-tompo-sosok-yang-membuat-wartawan-jawa-barat-merasa-dihargai/






