Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar

Dari Ketahanan Pangan hingga Ekonomi Keluarga, Kelor NTT Dinilai Miliki Prospek Besar

Belu, Kantor Berita Jabar – Tanaman kelor yang selama ini banyak ditemukan di wilayah Nusa Tenggara Timur dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pandangan tersebut mengemuka dalam Pelatihan Pengolahan Pangan Berbasis Kelor yang digelar di Kabupaten Belu, NTT.

Staf Ahli TP PKK Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Yane Ardian Bima Arya mengatakan, kelor tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas gizi keluarga, tetapi juga berpeluang menjadi sumber penghasilan masyarakat.

Menurutnya, potensi tersebut dapat diwujudkan melalui pengembangan budidaya yang berkelanjutan dan inovasi pengolahan produk berbasis kelor.

Yane menilai, kelor NTT berpotensi memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, sekaligus menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi.

Produk olahan kelor memiliki peluang pasar yang cukup luas, mulai dari makanan sehat, minuman herbal, hingga berbagai produk pangan bernilai tambah lainnya.

Karena itu, masyarakat didorong untuk tidak hanya memanfaatkan kelor sebagai konsumsi rumah tangga, tetapi juga melihat peluang usaha yang dapat dikembangkan dari komoditas tersebut.

“Semoga pelatihan ini berjalan dengan lancar, memberikan manfaat yang besar bagi peserta, dan menjadi langkah nyata dalam pengembangan potensi kelor di Nusa Tenggara Timur,” harapnya.

TP PKK berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperluas pemanfaatan kelor sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)