Jakarta, Kantor Berita Jabar – Pemerintah menegaskan bahwa peran Indonesia di panggung internasional tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus saat membacakan pidato Kepala BPIP dalam Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Jakarta.
Menurut Wiyagus, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menciptakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial.
Pancasila disebut menjadi fondasi penting dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dianut Indonesia.
Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila bahkan dinilai menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini.
“Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan nyata melalui pasukan perdamaian PBB dan berbagai upaya mediasi konflik regional,” ujarnya.
Ia menilai kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dunia merupakan implementasi nyata nilai kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila.
Karena itu, tema Hari Lahir Pancasila tahun ini dianggap relevan untuk memperkuat peran Indonesia sebagai bangsa yang aktif membangun perdamaian dunia. (Red)
https://www.kantorberitajabar.com/wamendagri-soroti-ancaman-intoleransi-minta-kebijakan-publik-berpihak-pada-keadilan/






