Bandung, Kantor Berita Jabar – Penundaan pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 di Kota Bandung tidak membuat aparat kepolisian menghentikan upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas.
Melalui pengumuman resmi Satlantas Polrestabes Bandung, masyarakat diinformasikan bahwa pelaksanaan operasi ditunda hingga waktu yang belum ditentukan menyesuaikan situasi dan kondisi terkini.
Meski demikian, kepolisian tetap meminta warga menjaga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dalam aktivitas sehari-hari.
Polisi menilai keselamatan berkendara harus tetap menjadi prioritas utama, terlepas ada atau tidaknya operasi penertiban di lapangan.
Dalam imbauannya, masyarakat diminta melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm dan perlengkapan keselamatan, serta menjaga etika berkendara demi mengurangi risiko kecelakaan.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa budaya tertib lalu lintas tidak boleh hanya muncul saat operasi digelar, melainkan harus menjadi kesadaran bersama yang dilakukan setiap hari.
“Kesadaran berlalu lintas tidak boleh ikut tertunda meskipun operasi ditunda,” demikian pesan yang disampaikan kepada masyarakat.
Satlantas Polrestabes Bandung berharap masyarakat tetap berperan aktif menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Bandung. (Red)
Informasi terkait jadwal terbaru Operasi Patuh Lodaya 2026 akan diumumkan kembali melalui kanal resmi kepolisian.






