Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar

Konimex Gandeng Rusia, Obat Semax Siap Masuk Pasar RI

Jakarta, Kantor Berita Jabar – Kerja sama farmasi antara Rusia dan Indonesia memasuki babak baru setelah obat asal Rusia, Semax, resmi disiapkan masuk pasar Indonesia melalui PT Konimex.

Kesepakatan itu diteken pada 13 Mei 2026 di sela Forum Ekonomi Internasional ke-17 “Rusia – Dunia Islam: Kazan Forum”. Penandatanganan dilakukan antara perusahaan farmasi Rusia, Peptogen, dengan perusahaan farmasi nasional, PT Konimex.

Banner Pegadaian

Perjanjian tersebut mencakup distribusi jangka panjang produk farmasi Semax di Indonesia. Langkah ini disebut menjadi bagian dari penguatan hubungan ekonomi kedua negara, terutama di sektor kesehatan.

Perusahaan Rusia Peptogen dikenal mengembangkan produk farmasi kategori first-in-class. Produk mereka disebut telah digunakan di berbagai bidang kedokteran dan mendapat pengakuan di Rusia maupun sejumlah negara lain.

CEO JSC INPC Peptogen, Tatyana Zubova, mengatakan Indonesia menjadi pasar penting bagi pengembangan distribusi Semax di Asia Tenggara.

“Kami sudah memiliki pengalaman bekerja di pasar Indonesia; namun, bersama mitra sekuat Konimex, kami berharap dapat mencapai tingkat baru di Indonesia. Kami berharap, dengan bantuan mitra kami, dapat memenuhi kebutuhan sistem kesehatan Indonesia terhadap produk kami serta memberikan akses kepada pasien terhadap pengobatan yang sangat efektif,” ujar Tatyana Zubova.

Di sisi lain, Konimex dinilai memiliki kekuatan distribusi yang luas di Indonesia, mulai dari rumah sakit, apotek, hingga jaringan ritel modern.

CEO Konimex Group, Rachmadi Joesoef, menyebut kerja sama tersebut membuka peluang baru bagi perusahaan di pasar farmasi nasional.

“Penandatanganan perjanjian ini juga membuka peluang bagi PT Konimex untuk memperkuat posisinya di pasar lokal melalui distribusi produk farmasi «Semax» yang telah diakui secara global. Kerja sama ini juga akan memastikan pasokan produk farmasi original berkualitas tinggi bagi pasien di Indonesia.” (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)