Jayapura, Kantor Berita Jabar – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti cara pandang yang selama ini digunakan untuk menilai kemajuan Papua.
Menurutnya, pendekatan yang hanya berfokus pada indikator ekonomi industrial sering kali tidak mampu menggambarkan realitas kehidupan masyarakat Papua.
Dalam forum Analisis Papua Strategis (APS), Dedi mengatakan Papua memiliki karakter yang berbeda dibanding banyak wilayah lain di Indonesia.
Kekayaan hutan, laut, sungai, dan sumber daya alam membentuk pola kehidupan masyarakat yang khas.
Karena itu, ukuran keberhasilan pembangunan tidak bisa disamakan begitu saja dengan daerah yang tumbuh melalui industrialisasi.
“Papua memiliki hutan, laut, sungai, dan sumber daya alam yang luar biasa,” ujarnya.
Dedi menilai masyarakat Papua memiliki sistem pengetahuan yang lahir dari hubungan panjang dengan alam.
Menurutnya, pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang mampu menghargai cara hidup masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesejahteraan mereka.
Ia mengingatkan agar Papua tidak selalu dilihat menggunakan perspektif dari luar, tetapi dipahami berdasarkan nilai, budaya, dan pengalaman hidup masyarakatnya sendiri. (Red)






