Jakarta, Kantor Berita Jabar – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) yang terpusat di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Dalam pengembangan kawasan tersebut, pembangunan jaringan irigasi dan infrastruktur pengendalian banjir menjadi bagian penting untuk mendukung keberlanjutan kawasan sentra produksi pangan.
Hingga Juli 2026, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU telah membangun saluran irigasi primer sepanjang 44 kilometer dari total rencana 135,4 kilometer di Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Merauke. Pembangunan saluran irigasi sekunder juga terus berlangsung dengan capaian 16,31 kilometer dari target sepanjang 61,6 kilometer.
Selain jaringan utama, pembangunan irigasi pada demplot pertanian seluas 1.200 hektare turut menunjukkan perkembangan. Progres pekerjaan telah mencapai 88 persen atau sepanjang 20,45 kilometer dari total rencana 24,2 kilometer.
Penguatan jaringan irigasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung produktivitas pertanian di kawasan yang diproyeksikan sebagai bagian dari pengembangan swasembada pangan, energi, dan air nasional.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir juga terus dipercepat guna menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian di kawasan. Berdasarkan perkembangan hingga Juli 2026, progres pembangunan Paket I telah mencapai 39,02 persen atau lebih cepat dibanding target rencana, sedangkan Paket II telah mencapai 36,65 persen.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di KSPEAN Wanam harus memberikan manfaat langsung kepada petani. Menurutnya, pembangunan infrastruktur diarahkan agar biaya produksi petani dapat ditekan serendah mungkin sehingga keuntungan yang diperoleh meningkat dan berdampak pada kesejahteraan petani.
Selain sektor sumber daya air, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Bina Marga juga melaksanakan pembangunan jalan di kawasan KSPP Wanam. Infrastruktur konektivitas tersebut dipersiapkan untuk memperlancar distribusi logistik, menekan biaya angkut hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi di kawasan.
Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I telah mencapai progres 3,59 persen, lebih tinggi dibanding target rencana sebesar 1,30 persen. Meskipun pekerjaan konstruksi masih berjalan, sepanjang 58 kilometer ruas jalan telah berfungsi dan dapat dilalui kendaraan.
Sementara itu, pembangunan Segmen II telah mencapai progres 10,06 persen. Dari target pembangunan sepanjang 80 kilometer, sekitar 50 kilometer trase jalan telah berhasil dibuka sebagai bagian dari percepatan pembangunan konektivitas kawasan.
Pembangunan irigasi, pengendalian banjir, dan jalan dilaksanakan secara terpadu sebagai bagian dari penguatan infrastruktur di KSPEAN Wanam, Kabupaten Merauke. (Red)






