Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar
Latar kantor berita jabar (bg-kbj)
Daerah  

Wali Kota Farhan Turun ke Titik Banjir : Usulkan Kanal Bawah Tanah, Siap Bongkar Bangunan Penghambat Aliran

Kota Bandung, Kantor Berita Jabar – Wali Kota Bandung, Farhan, turun langsung meninjau kawasan yang kerap dilanda banjir tahunan untuk melihat kondisi genangan sekaligus merumuskan solusi teknis yang lebih permanen. Dalam dialog bersama warga dan perangkat kewilayahan, Farhan menegaskan perlunya penanganan komprehensif, bukan sekadar langkah sementara.

Menurut analisisnya, kawasan tersebut merupakan titik kumpul aliran air dari arah barat ke timur akibat kontur tanah yang cekung. Karena itu, ia menilai dibutuhkan saluran bawah tanah berkapasitas besar sebagai jalur pembuangan utama.

Banner Pegadaian

“Air dari berbagai arah berkumpul di sini karena kontur tanahnya. Maka, mesti dibuat saluran pembuangan di bawah jalan supaya air mengalir lewat bawah tanah,” jelas Farhan.

Ia menilai teknologi drum pori yang saat ini digunakan tidak cukup menampung volume air saat hujan deras. Saluran bawah tanah dinilai sebagai solusi paling tepat sekaligus realistis.

“Drum pori tidak akan kuat menahan volume sebesar itu. Kita perlu bikin kanal bawah tanah, kasih jalan supaya air mengalir,” tegasnya.

Farhan menambahkan, pembangunan kanal jauh lebih efisien dibanding danau retensi yang membutuhkan lahan luas dan rawan menimbulkan relokasi warga.

“Lebih murah dan mudah menggali saluran ke bawah. Danau retensi perlu pembebasan lahan dan belum tentu kapasitasnya cukup,” katanya.
“Jangan sebut tol air, itu mah hebat teuing. Kanal saja. Kalau tidak hujan ya kering, kalau hujan jadi aliran,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Farhan juga memastikan Pemerintah Kota Bandung terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, mengingat Jalan Soekarno–Hatta sebagai lokasi utama banjir merupakan infrastruktur milik pemerintah pusat.

“Kita lagi dorong pusat segera turunkan anggaran. Saya dan Pak Gubernur sudah sepakat. Tinggal tunggu persetujuan Pak Menteri,” ungkapnya.

Saat meninjau area, Farhan menemukan adanya bangunan yang berdiri tepat di atas selokan sehingga mempersempit aliran air. Ia menegaskan perlunya penertiban sesuai prosedur.

“Bangunan ini jelas berdiri di atas selokan, harus dibongkar. Sampaikan tiga kali peringatan secara persuasif. Kalau tidak, ya kita bongkar,” tegasnya.
“Toh banyak dipakai untuk usaha, bukan rumah tinggal,” tambahnya.

Selain meninjau kondisi banjir, Farhan juga menyalurkan bantuan untuk warga terdampak, termasuk lansia. Ia meminta perangkat kewilayahan memastikan ketepatan data penerima bantuan sosial seperti desil dan PKH.

“Pastikan apakah sudah masuk desil dan PKH. Semoga datanya cocok. Minimal besok sudah ada tindak lanjut,” ujarnya.

Ia kemudian menginstruksikan Lurah Babakan untuk mengerahkan petugas Gober membersihkan saluran air secara berkala bersama RT dan RW.

“Bu Lurah, silakan kerahkan Gober untuk membereskan dan membersihkan saluran bersama RT dan RW,” tutup Farhan.

Sumber : (Kepala Diskominfo Kota Bandung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)