Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar

Tangis Rindu Pecah di Paris Saat WNI Rayakan Iduladha Bersama

Paris, Kantro Berita Jabar –  Tak semua orang Indonesia bisa merayakan Iduladha bersama keluarga tahun ini. Namun di Wisma Indonesia, Paris, Rabu 27 Mei 2026, rasa jauh dari rumah mendadak berubah hangat ketika ratusan diaspora berkumpul dalam satu saf salat.

Takbir berkumandang di tengah udara pagi Paris. Di sela bangunan berarsitektur klasik, warga Indonesia saling bersalaman, berfoto, hingga melepas rindu dengan bahasa yang sama.

Banner Pegadaian

Myrna Damayanti menjadi salah satu yang paling menikmati suasana itu. WNI asal Jakarta tersebut sedang berada di Paris untuk urusan bisnis.

“Di sini rasanya damai. Di antara bangunan-bangunan yang sangat cantik dan historical, kita bisa salat Id dan mendengar takbir. Itu senang banget sih,” ujarnya.

Suasana makin berkesan setelah Presiden Prabowo Subianto hadir langsung dalam salat berjemaah. Banyak jamaah mengaku tidak menyangka bisa bertemu Presiden di negeri orang.

“Teman-teman saya bilang, ‘Oh Myrna mau sama Pak Prabowo ya?’ Itu kayak bercandaan aja. Tiba-tiba saya boleh masuk. Ini sih alhamdulillah banget, benar-benar nggak disangka-sangka,” kata Myrna sambil tersenyum.

Di sudut lain, sejumlah mahasiswa Indonesia terlihat sibuk mengabadikan momen bersama teman-teman mereka. Ada yang baru beberapa minggu tinggal di Prancis, ada pula yang sedang menjalani agenda akademik.

Kezia, mahasiswa Universitas Brawijaya, mengaku awalnya tidak memiliki rencana salat Id di Paris karena fokus mengikuti konferensi di Lyon.

“Sebenarnya kami tidak pernah expect akan salat di sini juga karena kami awalnya berangkat ke Lyon untuk konferensi atau lomba Model United Nations. Tapi berhubung kami mampir ke Paris sebentar, kami memutuskan untuk salat Id di sini, dan kami sangat bahagia karena bisa bertemu banyak rekan-rekan dari Indonesia dan tentunya juga Bapak Presiden,” tuturnya.

Usai salat, suasana berubah cair. Lagu nasional dinyanyikan bersama, disusul obrolan panjang antarsesama diaspora. Di tengah keramaian itu, banyak yang merasa Paris pagi itu seperti Indonesia versi kecil. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)