Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar
Daerah  

Jajang Nurjaman Pimpin PPSI Bandung Barat, Targetkan Organisasi Lebih Solid dan Berprestasi

Bandung Barat, Kantor Berita Jabar – Jajang Nurjaman resmi menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Bandung Barat untuk periode 2026–2031. Usai dilantik, Jajang langsung menegaskan komitmennya memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan pembinaan pesilat, dan memperluas kolaborasi demi menjaga kelestarian pencak silat sebagai warisan budaya Sunda.

Pelantikan berlangsung di Padepokan Ciungwanara, Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (16/10/2026). Prosesi tersebut disaksikan Ketua Umum DPD PPSI Jawa Barat, Galih Santika F., S.S., M.Si., dan dirangkaikan dengan Pasanggiri Pencak Silat yang melibatkan perwakilan dari 16 kecamatan.

Bagi Jajang, pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk memperkuat peran PPSI sebagai organisasi yang menaungi sekaligus mendorong perkembangan seni pencak silat di Kabupaten Bandung Barat.

Salah satu langkah yang menjadi perhatiannya ialah memperkuat koordinasi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 16 kecamatan. Konsolidasi tersebut diharapkan membuat program organisasi lebih terarah, mempererat hubungan antarperguruan, dan membuka peluang pembinaan pesilat yang lebih luas.

“Kami bertekad menjadikan PPSI Kabupaten Bandung Barat lebih solid, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan dukungan dari semua elemen masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan kami,” ujar Jajang Nurjaman.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan pelatihan dan pengembangan kemampuan pesilat, terutama bagi generasi muda. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, PPSI diharapkan mampu mendorong lahirnya pesilat yang tidak hanya memiliki keterampilan bela diri, tetapi juga menjunjung kedisiplinan, sportivitas, dan nilai-nilai luhur budaya.

Upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak. Karena itu, kerja sama dengan pemerintah daerah, perguruan pencak silat, tokoh budaya, dan elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat keberadaan PPSI di tengah masyarakat.

Ketua Umum DPD PPSI Jawa Barat, Galih Santika F., S.S., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa PPSI memiliki tanggung jawab lebih luas daripada sekadar mengembangkan kemampuan bela diri. Organisasi ini juga berperan menjaga keberlangsungan tradisi dan nilai-nilai budaya Sunda agar tetap dikenal oleh generasi penerus.

Menurutnya, pencak silat mengandung nilai kedisiplinan, persaudaraan, dan pembentukan karakter. Oleh sebab itu, kepengurusan baru PPSI Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mengembangkan organisasi sekaligus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Pasanggiri Pencak Silat yang diikuti perwakilan dari 16 kecamatan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pesilat untuk menunjukkan kemampuan, mempererat silaturahmi antarperguruan, serta menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni bela diri tradisional.

Ratusan pesilat dari berbagai perguruan turut memeriahkan kegiatan tersebut. Kehadiran mereka memperlihatkan keterlibatan komunitas pencak silat dalam menjaga tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Sunda.

Sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat juga menghadiri acara tersebut, di antaranya perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung Barat, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari PDI Perjuangan Tuti Turmiati, Camat Ngamprah, Kepala Desa Pakuhaji, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta para tokoh seni dan budaya.

Dengan kepemimpinan Jajang Nurjaman untuk lima tahun ke depan, tantangan PPSI Kabupaten Bandung Barat bukan hanya memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga memastikan pencak silat tetap berkembang dan diminati generasi muda.

Soliditas kepengurusan, konsistensi pembinaan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting untuk mewujudkan tujuan tersebut. Pelantikan ini pun menjadi titik awal bagi kepemimpinan baru untuk membawa PPSI Kabupaten Bandung Barat semakin berprestasi sekaligus menjaga pencak silat tetap hidup sebagai warisan budaya yang membanggakan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)