Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar

Rosatom Gandeng India, Proyek Logam Tanah Jarang Mulai Diperluas

????????????????????????????????????

Moskow, Kantor Berita Jabar – Kerja sama internasional di sektor logam tanah jarang mulai bergerak lebih agresif. Dalam Kongres Internasional Redmet-2026 yang berakhir 22 Mei lalu, Giredmet JSC milik Divisi Ilmiah Rosatom menandatangani sejumlah nota kesepahaman dengan mitra internasional.

Salah satu kerja sama utama dilakukan dengan perusahaan India, Nexon Geochem Private Limited.

Banner Pegadaian

Kolaborasi itu difokuskan pada pengembangan teknologi pengolahan bahan baku logam langka dan logam tanah jarang hingga produksi material berkemurnian tinggi untuk industri elektronik, kimia, dan nuklir.

Proyek yang disiapkan mencakup pengembangan metode analitik, peningkatan skala teknologi dari laboratorium ke tahap produksi percontohan, hingga program pendidikan bersama.

Pendiri Nexon Geochem, Praveen Choudhary, mengatakan pihaknya melihat pengalaman Giredmet sebagai aset penting untuk membangun rantai industri logam tanah jarang di India.

“Kami sangat menghargai pengalaman Giredmet JSC dalam pengolahan mendalam bahan baku logam langka. Nota kesepahaman kami menandai awal dari kemitraan jangka panjang yang akan memungkinkan kami untuk menggabungkan upaya kami guna menciptakan siklus lengkap produksi material dengan kemurnian tinggi,” ujarnya.

Selain Nexon Geochem, Giredmet juga menjalin kerja sama dengan Yayasan TEXMiN India di bawah Institut Teknologi India IIT-ISM.

Fokusnya mencakup pengembangan magnet permanen tanah jarang NdFeB atau neodymium-besi-boron, termasuk riset teknologi ekstraksi unsur tanah jarang dari limbah tambang dan magnet bekas.

Kongres Redmet-2026 sendiri diikuti lebih dari 750 peserta dari 20 negara dan menjadi salah satu forum besar industri logam langka internasional tahun ini. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)