Bandar Lampung, Kantor Berita Jabar – Suasana duka menyelimuti jajaran Polda Lampung setelah Brigpol Arya Supena meninggal dunia akibat luka tembak yang dialaminya dalam insiden penembakan di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung.
Korban yang merupakan anggota Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung itu ditembak oleh pelaku pencurian sepeda motor pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah sempat menjalani perawatan medis, Brigpol Arya Supena dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026).
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka tembak di bagian kepala.
“Hasil pemeriksaan almarhum ditembak di mana mengenai bagian kepalanya,” jelas Yuni.
Polisi Masih Memburu Pelaku
Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi di lokasi penembakan dan melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi.
Peristiwa penembakan tersebut menghebohkan warga sekitar karena terjadi di kawasan ramai dekat Mal Boemi Kedaton (MBK).
Saksi mata bernama Jono menyebut korban ditembak saat berada di depan Yussy Akmal Kedaton ketika suasana jalan masih sepi.
“Itu kejadian kena begal, ditembak kejadian 05.30 WIB di depan Yussy Akmal Kedaton turunan MBK,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa prihatin setelah melihat kondisi korban.
“Pelurunya sampai tembus di helm, kasihan lihatnya,” katanya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mendalami motif penembakan tersebut.
Kepergian Brigpol Arya Supena meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan institusi kepolisian. Polda Lampung memastikan kasus ini akan diusut tuntas sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian korban dalam menjalankan tugas negara. (Red)
Baca Juga : Brigpol Arya Supena Gugur Ditembak Begal di Bandar Lampung, Rekan dan Warga Berduka







