Bandung,Kantor Berita Jabar – Pemerintah Kota Bandung menerapkan standar seleksi ketat dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan tidak semua lembaga mampu memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
“Syaratnya memang ketat sekali, tidak semua lembaga bisa menyanggupi,” ujarnya.
Dari 85 lembaga yang diundang untuk terlibat dalam skema tersebut, baru sekitar empat lembaga yang menyatakan kesiapan.
“Yang memberikan sinyal minat baru sekitar empat lembaga. Tapi ini masih terus kita dorong,” kata Farhan.
Melihat kondisi tersebut, Pemkot Bandung juga telah mengajukan perpanjangan waktu pendaftaran sekitar satu bulan setelah 6 Mei 2026 agar proses seleksi berjalan lebih optimal.
Langkah ini diambil untuk memastikan sistem penerimaan berjalan lebih tertib, transparan, dan adil bagi masyarakat.
Pemkot Bandung memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar pelaksanaan SPMB tetap sesuai rencana di lapangan. (Red)








