Garut, Kantor Berita Jabar – Video pria membawa samurai sambil mengamuk di kawasan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, masih ramai diperbincangkan di media sosial hingga Rabu 20 Mei 2026. Polisi kini menyelidiki identitas dan motif pelaku yang diduga merupakan oknum anggota Polri.
Dalam rekaman berdurasi lebih dari dua menit yang beredar luas, pria berkaus abu-abu terlihat berjalan sempoyongan sambil mengacungkan samurai ke arah warga dan pedagang di sekitar Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Desa Rancabango.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut.
Sementara itu, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto memastikan pria tersebut sudah diamankan aparat setelah sempat diamuk massa.
“Karena ada luka, saat ini pelaku masih dalam pengobatan. Baru nanti setelah itu akan kami lakukan pemeriksaan,” ujar Yugi.
Informasi yang beredar menyebut pelaku diduga berada dalam kondisi mabuk saat kejadian berlangsung.
Selain membuat warga panik, pelaku juga disebut merusak sejumlah fasilitas di sekitar lokasi. Salah satunya lapak pedagang yang berada di pinggir jalan.
“Ada tenda pedagang yang dirusak,” kata Dezan (27), pedagang yang berada di lokasi kejadian.
Menurut Dezan, pria tersebut datang tiba-tiba menggunakan mobil lalu turun dalam kondisi tidak stabil sebelum mengacungkan samurai.
“Enggak tahu apa masalahnya, tiba-tiba datang dan mengamuk,” ujarnya.
Di lokasi lain yang tidak jauh dari tempat kejadian, pelaku juga sempat mendatangi rumah anggota DPR RI dari Partai Golkar, Ade Ginanjar. Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat mengamuk di halaman belakang rumah sambil melempar kursi ke arah kolam dan berteriak menyebut nama Ade Ginanjar.
Wilma (30), pedagang di sekitar lokasi, mengatakan kakak iparnya hampir terkena bacokan saat pelaku mengamuk.
“Kakak saya sempat hampir kena bacok. Tapi beruntung tidak kena,” katanya.
Ia juga menduga pelaku membawa pistol yang terselip di pinggang. Dugaan itu muncul setelah video lain memperlihatkan seseorang mengambil pistol bersarung dari tubuh pelaku saat sudah berhasil dijatuhkan warga. (Red)







