Jakarta, Kantor Berita Jabar – Libur panjang kerap menjadi momen yang melelahkan bagi pengendara di jalan tol. Antrean kendaraan, kepadatan rest area, hingga perlambatan arus di titik tertentu diperkirakan kembali terjadi saat masa libur Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026.
Menghadapi potensi lonjakan mobilitas itu, PT Jasa Marga mulai memperkuat sejumlah layanan di ruas tol yang dikelolanya. Fokus utama bukan hanya kelancaran kendaraan, tetapi juga kenyamanan pengguna jalan selama perjalanan.
Perusahaan memproyeksikan lebih dari 1,58 juta kendaraan akan keluar-masuk Jabotabek sepanjang 13 hingga 17 Mei 2026. Arus menuju kawasan timur, terutama arah Trans Jawa dan Bandung, diperkirakan menjadi yang paling tinggi.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan kesiapan petugas dan layanan jalan tol sudah diperkuat untuk menghadapi peningkatan volume kendaraan.
“Jasa Marga menyiagakan seluruh operasional jalan tol berjalan optimal melalui penguatan layanan lalu lintas, kesiapan petugas selama 24 jam, layanan di gerbang tol, serta percepatan preservasi preventif jalan tol guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi pengguna jalan,” tambah Rivan.
Tak hanya jalur utama, perhatian juga diarahkan ke area istirahat yang selama musim liburan sering dipadati kendaraan. Jasa Marga menyebut program rejuvenasi Travoy Rest dijalankan di sejumlah titik strategis untuk meningkatkan kualitas fasilitas umum.
Perbaikan itu meliputi kebersihan area, pengaturan kapasitas parkir, kesiapan tenant makanan dan layanan pendukung, hingga penguatan informasi lalu lintas bagi pengguna jalan.
Di sisi lain, koordinasi dengan kepolisian juga terus dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan mendadak. Rekayasa lalu lintas disebut dapat diterapkan secara situasional sesuai diskresi aparat di lapangan.
“Jasa Marga juga terus berkoordinasi intensif dengan Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait dalam mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, termasuk melalui penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai diskresi Kepolisian apabila diperlukan demi menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan,” tutup Rivan.
Pengguna jalan turut diimbau memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum bepergian. Jasa Marga juga meminta masyarakat menyiapkan saldo uang elektronik dan memantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi Travoy maupun layanan Call Center 133. (Red)







