Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar

Indonesia Desak Reformasi DK PBB, Sugiono Singgung Ancaman AI dan Konflik Global

New York, Kantor Berita Jabar – Menteri Luar Negeri RI Sugiono mendorong reformasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar lebih representatif dan mampu mencerminkan suara negara berkembang.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono dalam High-Level Open Debate Dewan Keamanan PBB di Markas Besar PBB, New York, Selasa (26/05/2026).

Banner Pegadaian

Dalam pidatonya, Sugiono menilai dunia saat ini menghadapi ancaman keamanan global yang semakin kompleks, termasuk perkembangan artificial intelligence dan autonomous weapons dalam konflik modern.

Menurut dia, sistem internasional harus mampu beradaptasi menghadapi perubahan tersebut tanpa meninggalkan prinsip Piagam PBB.

Indonesia juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk UNCLOS, serta menjaga jalur pelayaran strategis dunia dari kepentingan politik global.

Sugiono mengatakan dunia tidak membutuhkan hierarki baru, melainkan komitmen yang lebih kuat terhadap multilateralisme.

“Dunia tidak membutuhkan hierarki baru, melainkan pembaharuan komitmen untuk kembali pada prinsip-prinsip Piagam PBB dan memperkuat multilateralisme yang melayani seluruh negara secara setara,” ujarnya.

Selain pidato di forum Dewan Keamanan PBB, Sugiono turut melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan sejumlah negara.

Ia bertemu Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Argentina untuk membahas perkembangan kawasan dan kerja sama strategis.

Menlu RI juga melakukan pull-aside meeting dengan Menteri Luar Negeri Pakistan, Bahrain, Kyrgyzstan, dan Kuba di sela rangkaian sidang tingkat tinggi tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)