Bekasi, Kantor Berita Jabar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi kembali menunjukkan wajah pelayanan publik yang humanis dan profesional. Hal ini terlihat saat Tim Media melakukan kunjungan ke kantor Bapenda yang berlokasi di Jalan Insinyur H. Juanda No.100, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (23/12/2025).
Kunjungan Tim Media tersebut bertujuan untuk melakukan konfirmasi sekaligus meminta arahan terkait permasalahan salah seorang warga yang hendak mengurus Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) sebagai wajib pajak. Dalam proses tersebut, Tim Media menyaksikan secara langsung bagaimana petugas Bapenda Kota Bekasi memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan penuh empati.
Petugas pelayanan tidak hanya menyampaikan informasi secara jelas dan rinci, tetapi juga proaktif menawarkan bantuan guna membantu masyarakat menyelesaikan kendala administrasi yang dihadapi. Penjelasan disampaikan secara runtut, mulai dari persyaratan dokumen, alur pengambilan SPPT, hingga estimasi waktu
penyelesaian, tanpa kesan berbelit-belit.
“Saya melihat sendiri bagaimana petugas di sini sangat ramah dan benar-benar mau membantu. Bahkan mereka menawarkan untuk menghubungi langsung warga yang bersangkutan agar prosesnya bisa lebih cepat,” ujar salah satu anggota Tim Media.
Selain kualitas pelayanan, fasilitas pendukung di kantor Bapenda Kota Bekasi juga dinilai memadai dan ramah pengunjung. Tersedia ruang tunggu yang nyaman, petunjuk layanan yang jelas, serta sistem antrean yang tertib. Petugas pun terlihat sigap dan sabar dalam menjawab setiap pertanyaan, termasuk pertanyaan mendasar dari masyarakat.
Pihak Pelayanan Publik Bapenda Kota Bekasi yang menerima kunjungan tersebut menegaskan bahwa pelayanan humanis merupakan komitmen utama instansi dalam melayani masyarakat.
“Kami berupaya memberikan layanan terbaik bagi setiap warga. Semua yang datang ke sini berhak mendapatkan pelayanan yang adil, ramah, dan cepat tanpa membeda-bedakan latar belakang,” ujarnya.
Tim Media menilai, pola pelayanan yang diterapkan Bapenda Kota Bekasi saat ini layak menjadi contoh bagi instansi publik lainnya. Pendekatan yang berorientasi pada kenyamanan dan kebutuhan masyarakat dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah daerah. (Red)










