Bandung, Kantor Berita Jabar — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan silaturahim dengan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat di Kantor Kejati Jabar, Kamis sore. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Kejati Jabar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, humanis, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejati Jabar Hermon Dekristo atas kemitraan yang terjalin baik selama ini. Ia menegaskan pentingnya pendampingan dan pengawasan dalam setiap kebijakan daerah agar tercipta sistem pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas. “Pesan saya satu, kita ingin mendampingi, memberi rambu-rambu, dan mendorong tata kelola yang baik,” ujar KDM.
Selain penguatan tata kelola, KDM juga memaparkan rencana strategis pengembangan transportasi publik berbasis rel untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Pemprov Jabar tengah menyiapkan gerbong khusus petani agar hasil pertanian dan ternak dapat diangkut gratis menggunakan kereta. Ia juga berencana mereaktivasi Kereta Parahyangan rute Gambir–Bandung–Banjar dengan tarif terjangkau sebagai upaya pemerataan ekonomi dan peningkatan mobilitas warga.
Tak hanya itu, KDM mengusulkan kerja sama dengan Kejati Jabar dalam pengoptimalan pengembalian aset daerah dan mitigasi persoalan hukum di kabupaten/kota se-Jawa Barat. “Kita ingin bergerak cepat. Kita identifikasi persoalannya, kita selesaikan, dan kita kembalikan hak-hak daerah,” pungkasnya. (Red)










