Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar
Latar kantor berita jabar (bg-kbj)
Daerah  

Fenomena Cuaca Bandung: BMKG Ungkap Alasan Hujan Hampir Setiap Hari di Kota Kembang

KBJ, Bandung – Warga Kota Bandung tampaknya harus bersiap dengan payung setiap hari. Beberapa pekan terakhir, hujan turun hampir tanpa jeda di berbagai wilayah Kota Kembang. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena ini bukan kebetulan, melainkan akibat dari sejumlah faktor alam yang saling berpengaruh.

BMKG mengungkapkan bahwa saat ini Jawa Barat sedang berada pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau pancaroba. Pada fase ini, udara menjadi sangat lembap, suhu udara meningkat di siang hari, dan pembentukan awan hujan terjadi lebih cepat. Inilah yang membuat hujan kerap turun tiba-tiba disertai petir dan angin kencang.

Banner Pegadaian

Faktor lain yang memperkuat hujan di Bandung adalah kondisi geografis kota yang berada di cekungan dan dikelilingi pegunungan. Udara lembap dan massa awan yang terbentuk di sekitar perbukitan sulit bergerak keluar, sehingga lebih mudah berubah menjadi hujan lokal di wilayah kota.

BMKG juga mencatat peningkatan suhu permukaan laut di selatan Jawa yang menyebabkan penguapan tinggi. Uap air tersebut terbawa angin baratan menuju daratan, termasuk ke wilayah Bandung, dan menambah potensi terbentuknya awan hujan.

Selain itu, pemanasan lokal di siang hari membuat udara naik cepat ke atmosfer dan membentuk awan cumulonimbus—jenis awan yang sering memunculkan hujan deras disertai kilat pada sore hingga malam hari.

“Fenomena hujan harian ini merupakan hal yang wajar menjelang musim hujan, namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang,” kata pihak BMKG dalam keterangan resminya.

Dengan kondisi cuaca yang dinamis, BMKG menyarankan warga Bandung untuk selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca harian, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan atau bepergian ke daerah perbukitan dan pegunungan sekitar kota. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)