Singkawang, Kantor Berita Jabar – Proyek Sekolah Rakyat Pemprov Kalimantan Barat di Kota Singkawang kini menjadi salah satu pembangunan pendidikan terbesar yang sedang dikebut pemerintah.
Nilai proyeknya mencapai Rp223,89 miliar dengan luas lahan sekitar 6,31 hektare dan total bangunan mencapai 27.365 meter persegi.
Dody Hanggodo mengatakan pemerintah tetap optimistis proyek dapat selesai tepat waktu sebelum Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
“Optimisme itu yang pertama supaya kita bisa berpikir apa yang harus dikerjakan agar selesai tepat waktu,” ujar Dody saat meninjau proyek di Singkawang.
Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut dikerjakan oleh kontraktor KSO WIKA-CIPTA-WEGE.
Untuk mempercepat pekerjaan, pemerintah membangun batching plant onsite dan menambah berbagai alat berat di area proyek.
Percepatan juga dilakukan lewat sistem dua shift kerja dengan tambahan tenaga hingga 1.200 orang.
Saat ini progres pembangunan Sekolah Rakyat Pemprov Kalbar di Singkawang sudah mencapai 44,03 persen.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie memastikan pemerintah daerah akan terus mengawal pembangunan hingga selesai.
“Kami akan terus membantu dan mengawal proses pengerjaannya agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” kata Tjhai Chui Mie. (Red)
Baca Juga : Menteri Dody Sorot Dukungan Danantara dan TNI di Balik Proyek Sekolah Rakyat







