Gaza, Kantor Berita Jabar – Kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza kembali memburuk setelah serangan terbaru Israel dilaporkan menghantam sejumlah wilayah, termasuk area pengungsian warga sipil.
Di tengah kesepakatan gencatan senjata yang masih berlaku, suara ledakan dan tembakan kembali terdengar di kawasan selatan dan tengah Gaza pada Sabtu (17/5/2026).
Wilayah Khan Younis menjadi salah satu titik yang dilaporkan paling terdampak. Warga disebut berhamburan mencari perlindungan setelah artileri dan senjata berat menghantam area permukiman di bagian timur dan selatan kota.
Situasi serupa juga terjadi di kamp pengungsi Al-Bureij. Serangan artileri yang mengarah ke sekitar area pengungsian memicu ketakutan di kalangan warga sipil yang masih bertahan di lokasi tersebut.
Sejumlah saksi mata menyebut dentuman ledakan terdengar berulang kali dari arah timur kamp pengungsi.
Serangan terbaru datang saat kondisi warga Gaza masih terpuruk akibat konflik berkepanjangan. Infrastruktur rusak, layanan kesehatan terbatas, dan akses bantuan kemanusiaan masih menjadi persoalan utama di wilayah itu.
Banyak keluarga dilaporkan tetap bertahan di tempat penampungan darurat dengan kondisi serba minim.
Selain serangan darat dan artileri, kapal perang Israel juga dilaporkan menembakkan proyektil ke arah pesisir Gaza City yang menambah ketegangan di kawasan tersebut.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak militer Israel terkait laporan serangan terbaru maupun kemungkinan eskalasi lanjutan di Jalur Gaza. (Red)







