Kalimantan Timur, Kantor Berita Jabar – Penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap belasan anak di Desa Perdana, Kecamatan Kembang Janggut, Kalimantan Timur, mulai mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
Warga menilai Polsek Kembang Janggut menunjukkan keseriusan dalam mengawal proses hukum yang sedang berjalan.
Apresiasi itu muncul setelah Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi S hadir langsung dalam pertemuan bersama keluarga korban dan para Ketua RT di Kantor Desa Perdana, Jumat, (15/5/2026)
Pertemuan tersebut menjadi wadah komunikasi antara aparat kepolisian dan masyarakat terkait perkembangan penyelidikan kasus yang kini menjadi perhatian warga.
Dalam keterangannya, Kapolsek memastikan proses hukum masih terus berjalan dan penyidik sedang melengkapi berbagai alat bukti.
“Kami sudah melakukan gelar perkara di Polres. Itu menjadi bukti bahwa kasus ini sedang berjalan dan terus berproses. Kami juga terus melengkapi bukti-bukti dan petunjuk lain dalam proses penyelidikan. Jika seluruh unsur dan alat bukti telah memenuhi syarat, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penetapan status hukum,” jelasnya.
Sejumlah orang tua korban berharap penanganan perkara dapat segera memberikan kepastian hukum bagi para korban maupun keluarga.
Di sisi lain, warga menilai kehadiran aparat kepolisian secara langsung di tengah masyarakat membantu menjaga komunikasi dan mengurangi kekhawatiran yang berkembang di lingkungan sekitar.
Menurut warga, keterlibatan aktif pihak kepolisian menunjukkan komitmen untuk menangani perkara secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. (Red)



