Jendela Informasi Jawa Barat
Beranda
KIRI-1 - Kantor Berita Jabar
KANAN-1 - Kantor Berita Jabar

Produk UMKM Tanpa Sertifikat Halal Mulai Tersisih? Jasa Marga Turun Tangan

Jakarta, Kantor Berita Jabar – Persaingan produk UMKM semakin ketat, terutama sejak sertifikasi halal menjadi perhatian penting dalam pasar nasional. Kondisi itu mendorong PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperluas program pembinaan sertifikasi halal bagi pelaku usaha di Jawa Timur.

Program tersebut dijalankan melalui bimbingan teknis Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang digelar bersama Brawijaya Multi Usaha dan didukung Representative Office 3 PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT).

Banner Pegadaian

Sebanyak 25 UMKM mitra binaan menjadi sasaran program sertifikasi halal tahun 2026.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan pembinaan ini ditujukan agar pelaku usaha kecil mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.

“Melalui program sertifikasi halal ini, kami ingin mendampingi UMKM mitra binaan agar dapat naik kelas, memiliki daya saing yang lebih unggul, serta mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujar Rivan dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam memahami proses teknis dan administrasi sertifikasi halal.

Karena itu, Jasa Marga menghadirkan pendampingan mulai dari edukasi, verifikasi dokumen, hingga penyusunan Manual SJPH.

Program pembinaan sebenarnya sudah dijalankan sebelumnya di wilayah Jabotabek. Setelah dinilai berhasil, cakupan program kini diperluas ke Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak April 2026 melalui tahapan koordinasi, survei, dan asesmen persyaratan peserta. Penyerahan sertifikat halal ditargetkan berlangsung pada Juli 2026.

Jasa Marga berharap program tersebut mampu mendorong UMKM menjadi usaha yang lebih profesional dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latar kantor berita jabar (bg-kbj)