Jakarta, Kantor Berita Jabar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 22 Tahun 2023 untuk melindungi masyarakat yang menggunakan layanan jasa keuangan, seperti bank, leasing, pinjaman online (pinjol), asuransi, dan lembaga pembiayaan lainnya.
Aturan ini dibuat agar konsumen tidak dirugikan, terutama dalam hal penagihan utang, penggunaan data pribadi, serta layanan yang tidak jelas atau merugikan.
Apa Tujuan POJK 22 Tahun 2023?
Singkatnya, POJK ini bertujuan agar:
konsumen diperlakukan dengan adil dan manusiawi,
perusahaan keuangan tidak bertindak semena-mena,
penagihan utang dilakukan dengan cara yang benar dan sopan,
hak masyarakat lebih terlindungi.
Utang Tetap Harus Dibayar, Tapi Tidak Boleh Diancam
OJK menegaskan bahwa utang tetap wajib dibayar. Namun, jika seseorang mengalami kesulitan membayar, penagihan tidak boleh dilakukan dengan cara kasar atau menakut-nakuti.
Penagihan tidak boleh:
mengancam atau mengintimidasi
berkata kasar atau mempermalukan
menyebarkan data pribadi
dilakukan terus-menerus di luar jam wajar
melibatkan tekanan fisik maupun mental
Jika ini terjadi, maka itu melanggar aturan OJK.
Debt Collector Ada Aturannya
POJK 22 Tahun 2023 mengatur bahwa debt collector bukan penegak hukum. Jika perusahaan pembiayaan memakai jasa debt collector, maka perusahaan tetap bertanggung jawab penuh atas tindakan mereka.
Artinya, jika debt collector melanggar aturan, yang disanksi bukan hanya penagih, tetapi juga perusahaannya.
Data Pribadi Konsumen Harus Dijaga
OJK juga menegaskan bahwa data pribadi konsumen tidak boleh disebarkan sembarangan. Nomor telepon, alamat, hingga kontak darurat wajib dijaga kerahasiaannya.
Perusahaan yang menyalahgunakan data konsumen bisa dikenai sanksi.
Jika Bermasalah, Konsumen Bisa Mengadu
POJK ini memberi hak kepada masyarakat untuk:
mengajukan pengaduan resmi,
meminta fasilitasi OJK jika terjadi masalah dengan perusahaan keuangan,
mendapatkan penjelasan yang jelas soal hak dan kewajibannya.
OJK dapat membantu menjadi penengah jika konsumen dan perusahaan tidak menemukan solusi.
Pesan Penting untuk Masyarakat
OJK mengingatkan masyarakat untuk:
tidak menghindar dari utang,
berkomunikasi jika kesulitan bayar,
berani melapor jika diperlakukan tidak benar.
Dengan adanya POJK 22 Tahun 2023, diharapkan masyarakat lebih paham haknya dan sektor jasa keuangan berjalan lebih sehat dan adil.










