KBJ, Bandung – Pegadaian bersama Masjid Salman ITB menggagas program ramah lingkungan dengan menghadirkan sistem daur ulang air hujan dan air wudhu. Teknologi ini memungkinkan air sisa wudhu serta air hujan dimanfaatkan kembali untuk penyiraman tanaman, kebersihan, hingga kebutuhan operasional masjid.
Bantuan hibah diserahkan langsung oleh Direktur Jaringan & Operasi Pegadaian, Eka Pebriansyah, didampingi jajaran wilayah Jawa Barat. Masjid Salman ITB dipilih karena perannya sebagai pusat ibadah dan edukasi yang sejalan dengan misi keberlanjutan. Rabu, (24/09)
“Sinergi ini membuktikan bahwa keberlanjutan bukan sekadar wacana, tapi aksi nyata. Setiap tetes air yang didaur ulang menjadi berkah sekaligus inspirasi bagi generasi mendatang,” ujar Eka.
Program ini masuk dalam tanggung jawab sosial Pegadaian serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pengelolaan air bersih, energi terbarukan, dan pembangunan berwawasan lingkungan. Implementasinya melibatkan ahli teknik ITB untuk memastikan sistem berjalan efektif.
Dengan teknologi ini, penggunaan air bersih di masjid diproyeksikan lebih hemat, limbah air berkurang, dan jamaah semakin sadar akan pentingnya praktik ramah lingkungan.






