Jakarta, Kantor Berita Jabar – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan posisinya sebagai daerah pelopor inovasi di Indonesia. Pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025), Jawa Barat meraih dua penghargaan nasional sekaligus, yakni sebagai Provinsi Terinovatif Klaster Regional II (Pulau Jawa) dan Provinsi dengan Sebaran Urusan Konkuren Terbanyak di Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, dalam acara puncak IGA 2025 yang digelar di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Indeks Inovasi Jawa Barat Terus Meningkat
Keberhasilan Jawa Barat meraih penghargaan tersebut didasarkan pada capaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan.
Pada tahun 2025, Jawa Barat mencatat:
Skor Kematangan Inovasi: 84,92
Tahun sebelumnya: 81,27
Selain itu, hingga batas akhir pelaporan Agustus 2025, sebanyak 200 inovasi unggulan berhasil dilaporkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Jawa Barat.
Dua Inovasi Unggulan Jadi Percontohan Nasional
Dalam proses penilaian, Jawa Barat mengandalkan dua inovasi utama yang dinilai berdampak luas dan menjadi contoh nasional, yakni:
New Sambara (Bapenda Jawa Barat)
Inovasi digital layanan pajak kendaraan bermotor yang berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp545 miliar pada 2020 menjadi Rp1,1 triliun pada 2025.Apartemen Transit (Disperumkim Jawa Barat)
Inovasi non-digital yang menyediakan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sekaligus mengintegrasikan berbagai intervensi sosial untuk meningkatkan kualitas hidup penghuninya.
Inovasi Daerah Dorong Daya Saing Nasional
Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menyampaikan bahwa tumbuhnya inovasi di daerah, seperti di Jawa Barat, berperan besar dalam meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
Berdasarkan Global Innovation Index 2025, Indonesia kini berada di peringkat ke-55 dari 133 negara, sebuah capaian yang tidak lepas dari kontribusi inovasi pemerintah daerah.
Keberhasilan Jawa Barat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber : Humas BP2D Jabar










