KBJ, Jakarta – Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) sekaligus Kongres ke-VII tahun 2025 di Gedung The Tribrata, Jakarta, Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi advokat tersebut untuk memperkuat sinergi, arah kebijakan, serta peran strategis dalam menghadapi dinamika hukum nasional.
Dalam forum bergengsi itu, Dr. Enita Adyalaksmita, S.H., M.H. kembali terpilih sebagai Ketua Umum HAPI periode 2025–2030, didampingi Dr. Bob Hasan, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jenderal.
“Advokat bukan sekadar profesi, melainkan garda depan keadilan. Kita harus terus menjaga integritas, memperkuat kompetensi, dan menegakkan etika dalam setiap langkah pembelaan hukum,” tegas Enita dalam sambutannya.
Peran Strategis Menuju Indonesia Emas 2045
Dengan mengusung tema “Peran Advokat dalam Menuju Indonesia Emas 2045,” Rapimnas HAPI 2025 menjadi wadah konsolidasi nasional para advokat unt
“Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan hukum guna menciptakan sistem peradilan yang adaptif, terbuka, dan berpihak pada keadilan masyarakat,” ujar Enita.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota HAPI atas dedikasi dan kiprahnya dalam menjaga marwah profesi advokat di Indonesia. “Dengan semangat kebersamaan, HAPI akan terus menjadi pilar penting dalam memperkuat tata kelola hukum dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di tanah air,” tandasnya.
Dukungan dari Daerah: HAPI Jawa Barat Siap Menggebrak dan Menginspirasi
Ketua DPD HAPI Jawa Barat, Deni Hermawan, S.H., M.H., memberikan dukungan penuh sekaligus menyalakan semangat baru bagi seluruh advokat di daerah. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada kepemimpinan baru HAPI yang dinilai mampu membawa organisasi ke arah yang lebih progresif.
“Selamat kepada Ibu Dr. Enita Adyalaksmita dan Bapak Dr. Bob Hasan atas amanah besar yang kembali diberikan. Kami di Jawa Barat siap menjadi garda terdepan dalam mengawal visi besar HAPI menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Deni penuh semangat.
Menurutnya, kepemimpinan nasional HAPI yang kuat harus diimbangi dengan pergerakan daerah yang aktif, kreatif, dan berdaya dorong tinggi. “HAPI tidak boleh hanya besar di pusat, tapi juga harus hidup, tumbuh, dan berdenyut di seluruh daerah. Dari Jawa Barat, kami siap menggebrak dengan program-program nyata — memperkuat pendidikan hukum, membangun jejaring profesional, serta mengokohkan etika dan integritas advokat,” tegasnya.
Deni menambahkan, semangat kolektif inilah yang akan menjadi bahan bakar utama HAPI menuju masa depan yang lebih berwibawa dan berdampak. “Kami percaya, di bawah komando Ibu Enita, HAPI akan menjadi kekuatan moral dan intelektual bangsa, pelindung rakyat dan penjaga keadilan sejati,” pungkasnya.
Kebijakan dan Etika di Era Digitalisasi Hukum
Rapimnas HAPI 2025 turut membahas arah kebijakan organisasi, peningkatan kapasitas advokat melalui pendidikan hukum berkelanjutan, serta penegasan kembali pentingnya kode etik profesi di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi layanan hukum publik.
Acara dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, perwakilan wilayah, serta sejumlah tokoh penting di bidang hukum. Hadir pula Dr. Nofli, Bc.IP., S.Sos., S.H., M.Si., Deputi Bidang Koordinasi Hukum yang mewakili Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.
Selain itu, turut hadir Dr. Suwadi, S.H., M.H. (Kejaksaan RI), Dr. Widodo, S.H., M.H. (Dirjen AHU Kemenkumham), Brigjen Pol Veris Septiansyah, Brigjen Pol Boy R. Simanjuntak, Kombes Pol Donny Charles, dan Brigjen Pol Heri Wahono (Irwil II Itwasum Polri).
Rekomendasi untuk Penguatan Hukum Nasional
Acara ditutup dengan pembacaan rekomendasi Rapimnas yang menekankan pentingnya sinergi nasional antara profesi advokat, lembaga peradilan, dan pemerintah. HAPI mendorong terbentuknya sistem hukum yang adaptif, profesional, dan berkeadilan sosial demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.










